Kompas Berita
Jurnalis : cep ( doy)
KARAWANG, KB — Upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian terus digalakkan di wilayah Karawang.
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian Kecamatan Purwasari bersinergi dengan dua raksasa industri pupuk, PT Pupuk Kujang Cikampek dan PT Petrokimia Gresik, menggelar kegiatan strategis bertajuk “Temu Lapang Gelar Teknologi Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi”, Senin (27/04/2026).
Gelar Teknologi dan Solusi Pertanian
Kegiatan yang fokus pada edukasi lapangan ini dihadiri langsung oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta puluhan kelompok petani setempat.
Fokus utama pertemuan ini adalah memperkenalkan penerapan teknologi terbaru dalam mengendalikan hama penggerek batang yang kerap menjadi ancaman utama bagi petani padi di wilayah Purwasari.
Kepala UPTD Pertanian Purwasari menegaskan bahwa kolaborasi bersama pihak swasta dan BUMN sangat krusial untuk mentransfer ilmu pengetahuan terkini kepada para petani.
Sinergi bersama PT Pupuk Kujang dan PT Petrokimia ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata bagi petani di lapangan.
Kita ingin bertani tidak hanya sekedar menanam, tetapi memiliki kompetensi dalam mengendalikan hama secara tepat, efisien, dan ramah lingkungan melalui teknologi yang telah diuji,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Dukungan PPL dan POPT di Garis Depan
Kehadiran Koordinator PPL dan petugas POPT menjadi kunci dalam memastikan teknologi yang dipaparkan dapat diimplementasikan dengan benar.
Para ahli dari PT Pupuk Kujang dan PT Petrokimia memperagakan teknik pemupukan berimbang dan penggunaan pestisida yang presisi guna memutus siklus hidup penggerek batang tanpa merusak ekosistem sawah.
“Penggerek batang seringkali menyebabkan gagal panen atau penurunan kualitas gabah secara signifikan.
Dengan gelar teknologi ini, kami berharap para kelompok tani bisa melakukan langkah preventif lebih dini,” ungkap salah satu koordinator PPL di lokasi.Harapan
Swasembada Pangan
Melalui kegiatan “Temu Lapang” ini, diharapkan petani di Kecamatan Purwasari semakin berdaya dan mandiri dalam menghadapi tantangan iklim serta gangguan hama.
Kolaborasi antara pemerintah dan industri pupuk ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kabupaten Karawang dalam mempertahankan posisinya sebagai lumbung padi nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, petani diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai permasalahan lahan mereka kepada tim teknis dari PT Pupuk Kujang dan PT Petrokimia Gresik.













